Profil

Latar Belakang

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dimaksudkan sebagai proses fasilitasi untuk perkembangan dan pertumbuhan anak secara fisik dan psikis di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar. Upaya ini dipahami sebagai dasar ke arah perkembangan pengetahuan, sikap, ketrampilan dan daya cipta yang diperlukan anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sebagai dasar pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

Ketiadaan pemahaman tentang substansi PAUD seperti di atas, tidak lain kecuali hanya akan melahirkan proses kekerasan psikis terhadap anak. Artinya, kehendak-kehendak baik orang dewasa dalam memberikan stimulasi efektif bagi perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini justru berubah menjadi sebuah tindakan pelanggaran terhadap hak-hak anak. Memposisikan institusi pendidikan sebagai media pencapaian ambisi orang tua, ketimbang bagi anak usia dini itu sendiri.

Dalam konteks kesadaran seperti inilah Kelompok Bermain “Pandan Wangi” hendak dikembangkan. Mencoba mengembangkan gagasan dan model pendidikan yang berperspektif anak, berbasis pada solidaritas komunitas lingkungan pendidikan—sebagai salah satu pilar pendidikan, dan hendak memberikan makna penting bagi proses rekonstruksi kultural yang adil jender, dan tidak memandang latar kelas maupun etnis.

Information Technology (IT) menjadi pilihan strategis sebagai pijakan dalam pengembangan metodologi dan bahan ajar dalam keseluruhan proses pembelajaran. Dengan cara pandang seperti ini, PAUD “Pandan Wangi”, berupaya menyediakan sarana pembelajaran dengan pendekatan multi media untuk mencapai visi dan misi yang diembannya. Pendekatan ini, juga sebagai upaya memperkenalkan sejak awal, pengetahuan dan pengalaman IT dan multi media, seperti komputer, film, dan media interaktif lainnya.

A. Visi

Anak-anak dapat menikmati hak-hak dasarnya sebagaimana dijamin dalam Undang Undang Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak Internacional, seperti akses terhadap informasi, pendidikan, bermain dan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan dan pertumbuhan dirinya tanpa kekerasan dan diskriminasi.

B. Misi

  1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi anak usia dini sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhannya.

  2. Mengembangkan model pendidikan anak usia dini dengan perspektif anak, adil jender dan berbasis komunitas.

C. Tujuan

  1. Membuka akses anak terhadap hak-hak dasarnya.

  2. Mengembangkan model pendidikan anak dini usia dengan perspektif anak, adil jender dan berbasis komunitas.

  3. Membantu anak dalam proses perkembangan dan pertumbuhan.

  4. Membangun model keterlibatan aktif orang tua dalam perencanaan pendidikan anak usia dini.

D. Aspek Metodologis

  1. Bahan pembelajaran disampaikan dengan mengambil pengalaman yang paling dekat dengan anak.

  2. Proses belajar dirancang sebagai siklus sebagaimana dalam pengalaman kehidupan anak.

E. Sasaran dan Target

  1. Masyarakat di Kecamatan Secang, khususnya desa Madyocondro dan sekitarnya yang memiliki anak usia 2 sampai dengan 6 tahun, tanpa memandang latar belakang ekonomi dan sosialnya.

  2. Sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan ruang, jumlah anak yang akan dijangkau sebanyak 60 anak.

  3. Warga belajar saat ini berjumlah 53 anak.

F. Sumber Dana dan Biaya Operasional

Kebutuhan dana operasional dikembangkan melalui biaya bulanan anak, iuran-iuran lain yang disepakati komite sekolah dalam penyusunan RAPB, bantuan pemerintah dan bantuan pihak lain yang tidak mengikat dan usaha-usaha Yayasan yang tidak melanggar perundangan-undangan yang berlaku.

G. Lokasi

Lokasi kegiatan terletak di dusun Sandon, desa Madyocondro, kecamatan Secang, kabupaten Magelang. Status tanah adalah pinjam-pakai dengan luas tanah ± 870 m2.

Pelaksanaan Kegiatan

A. Waktu Belajar

Senin sampai dengan Jumat, pukul 07.30-10.30 WIB.

B. Kemampuan yang Dikembangkan

  1. Aspek perkembangan anak, yang mencakup:

  1. Kemampuan apresiasi terhadap nilai-nilai agama

  2. Kemampuan berbahasa

  3. Kemampuan motorik kasar dan halus

  4. Kemampuan bersosialisasi (bergaul)

  5. Kemampuan mengenal lingkungan sekitar

Kemandirian

  1. Aspek Orang Tua

  1. Pemahaman tentang pentingnya pendidikan anak usia dini

  2. Pemahaman tahap tumbuh-kembang anak

  3. Kemampuan melakukan stimulan untuk tumbuh-kembang anak

  4. Kemampuan memfasilitasi anak dengan permainan yang mendidik

  5. Kemampuan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber bermain dan belajar

  1. Bahan Pelajaran

Menggunakan buku Acuan Menu Pembelajaran pada Kelompok Bermain yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktoral Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2002 dan ditunjang dengan berbagai media permainan multi-media dan audio-visual.

Selain itu diberikan juga kegiatan tambahan sebagai nilai lebih dari proses pembelajaran sebagai berikut:

  1. Qiro’ati (baca tulis alQuran)

  2. Hafalan Surah dan Hadist Pendek

  3. Doa-doa Harian

  4. Pengenalan Komputer

  5. Olahraga Renang

  6. Mancing Bersama

  7. Seni Bela Diri

  8. Pengenalan Bahasa Inggris, Arab dan Jawa

  9. Praktek berkebun

  10. Drum Band

  11. Field trip

Tanggapan

  1. Adakah alamat email yang dapat saya hubungi?

  2. e-mail kami: paudpandanwangi@gmail.com


Beri tanggapan

Your response: